Salah satu tanda kalau seseorang perempuan sedang hamil adalah perut mual disertai dengan muntah-muntah. Muntah-muntah yang terjadi pada wanita yang sedang hamil ini sudah termasuk dalam kategori yang wajar terjadi, karena hampir semua ibu hamil pasti mengalaminya. Muntah-muntah ini biasanya terjadi di saat masa kehamilan trimester awal atau kurang lebih 3 bulan di masa awal kehamilan. Mual dan muntah yang dialami wanita hamil pada trimester awal biasanya
berbeda-beda antara wanita yang satu dengan wanita yang lainnya. Ada yang
mengalaminya biasa-biasa saja, atau bahkan ada yang mengalaminya sampai
berlebihan sehingga memerlukan pengobatan. Namun ada juga wanita yang nyaris
tidak mengalami mual dan muntah saat sedang hamil.
Penyebab wanita mengalami mual
dan muntah-muntah saat hamil lumayan banyak, diantaranya sebagai berikut:
1.
Meningkatnya hormon estrogen
Kadar hormon estrogen tubuh yang meningkat dapat
menimbulkan kadar asam yang ada di dalam lambung juga ikut meningkat, sehingga
mengakibatkan munculnya rasa mual. Keadaan ini biasanya sering terjadi di pagi
hari di saat perut ibu kosong belum terisi makanan.
2.
Faktor
psikologis
Faktor psikologis juga merupakan salah satu penyebab
perut mual dan muntah-muntah saat hamil. Apabila psikologis terganggu seperti
tekanan batin juga bisa menjadi penyebab rasa mual dan muntah. Hal ini
disebabkan karena kondisi seorang wanita yang kurang siap untuk hamil atau
karena mereka tidak menginginkan kehamilan sehingga merasa tertekan. Biasanya
wanita yang sedang hamil kemudian mual dan muntah-muntah akan sulit untuk
makan, sehingga dapat berdampak buruk bagi kesehatan si janin sebab kurang
mendapatkan gizi dari sang ibu. Oleh karena itu, walalupun muntah saat hamil
dalam kategori wajar, akan tetapi hal tersebut tetap harus diperhatikan agar
gizi sang janin bisa tetap terjaga.
Berikut beberapa cara
mengatasi mual dan muntah saat hamil.
· Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, hindari makan dalam porsi yang
besar sebab hal itu malah akan membuat perut menjadi mual. Pokoknya sering-seringlah
makan atau ngemil tapi dengan porsi yang kecil.
· Konsumsilah makanan yang banyak mengandung protein dan karbohidrat seperti
buah, sayur, roti, biskuit, kentang, dan lain-lain. Karena makanan tersebut
bisa membantu mengatasi mual.
· Ketika bangun pagi jangan langsung berdiri, duduklah terlebih dahulu baru
perlahan-lahan bangun untuk berdiri. Ketika bangun tidur dan Anda merasa mual,
maka cobalah untuk menyiapkan biskuit atau snack di dekat tempat tidur supaya
Anda bisa mengisi perut terlebih dahulu sebelum bangun dari tempat tidur.
·
Jangan terlalu sering atau kalau bisa hindari makanan atau buah seperti
durian, nangka, kol, dan lain-lain, karena makanan tersebut bisa memicu
produksi gas berlebih.
· Hindari makanan yang banyak mengandung lemak, pedas, dan berminyak. Sebab
makanan tersebut bisa memperburuk rasa mual.
· Penuhi akan kebutuhan mineral dalam tubuh agar tidak terjadi dehidrasi,
seperti minum air putih ataupun jus buah.
· Santai dan istirahat yang cukup juga bisa mengurangi rasa mual dan muntah.
Sebab jika Anda mengalami stress, maka rasa mual akan semakin parah. Luangkan
waktu untuk santai dan beristirahat dengan melakukan kegiatan yang Anda senangi
seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau kegiatan yang lainnya yang Anda
sukai.
Selain cara diatas anda juga bisa
memakai obat-obatan tradisional untuk menghilangkan rasa mual dan muntah
seperti jahe, serai, atau daun pandan yang dicampur dengan daun jeruk.
Cara pengolahan:
1.
Jahe
Ambil jahe lalu cuci bersih. Kemudian geprek atau parut
jahe dan seduh dengan air panas serta tambahkan dengan madu atau gula jawa,
lalu minum untuk menghangatkan perut.
2.
Serai
Ambil satu batang serai lalu memarkan. Kemudian seduh
bersama teh manis dan minum selagi hangat.
3.
Daun pandan dan daun jeruk
Campur kedua bahan tersebut lalu seduh dengan air panas.
Kemudian tambahkan sedikit gula atau madu ketika akan diminum.
0 comments:
Post a Comment